Berikut ini adalah beberapa cara dalam melakukan negosiasi bisni yang efektif, yaitu:
1. Senyum, salam, sapa
Rekan bisnis pasti pernah memperhatikan bagaimana kita menjadi tenang
ketika kita datang ke sebuah Bank, dan melihat para petugas disana
dengan sangat ramah memberi kita senyum padahal sebelumnya kita tidak
mengenal mereka sama sekali.
Meski sebatas senyuman, namun tahukah Anda bahwa senyum, salam dan
sapa sebenarnya bisa menjadi jurus jitu dalam mengawali pembicaraan atau
negosiasi bisnis yang akan dilakukan. Setelah senyum pastikan Anda
memperkenalkan nama dan jabatan Anda di perusahaan tersebut dengan
intonasi nada yang tidak terburu-buru, tegas dan menunjukan keramahan
Anda ke setiap lawan bicara Anda.
2. Berikan Jawaban Dengan Lengkap
Saya pernah keliru, ketika awal menjalankan bisnis dulu saya tidak
tahu secara mendetail tentang produk yang saya tawarkan. Padahal,
biasanya konsumen akan banyak bertanya tentang produk kita, bahkan dari
sejarah bisnis kitapun mungkin ditanya oleh calon konsumen. Ketika
konsumen bertanya secara mendetail tentang profil kita dan rincian
produk kita, ini akan sangat membantu konsumen mengetahui kredibilitas
dari usaha atau bisnis kita.
Oleh sebab itu, jawablah pertanyaan konsumen secara lengkap dan
mendetail dan jangan pernah menjawab dengan nada yang meragukan. Jadi,
sebaiknya dalam melakukan negosiasi bisnis para pemilik usaha harus tahu tentang profil, filosofi, serta membelaki diri mereka dengan produk knowledge yang akan dinegosiasikan kepada calon konsumen maupun investor.
3. Pahami karakter konsumen dan cari solusi
Menghadapi konsumen yang bervariasi tentu kita dituntut untuk bisa
memposisikan diri menyesuaikan dengan karakter atau watak setiap
konsumen. Ada konsumen yang memiliki ciri khas mendengar, senang protes,
pasif dan aktif. Menghadapi hal tersebut, tak jarang kita kewalahan
dalam menanggapinya.
Untuk bisa bernegosiasi dengan mereka, buatlah catatan kecil ketika
sudah menghadapi konsumen dengan ciri khas yang saya jelaskan tadi.
Misal buat 2 table, ketika menghadapi konsumen pasif, maka kita selaku
pengusaha kita yang harus aktif dan ketika kita menghadapi konsumen yang
suka mengkritik sebaiknya terima masukan konsumen dan bila memang
dirasa masukannya tepat segera lakukan evaluasi.
4. Sampaikan keunggulan produk Anda
Kompetitor memang sudah menjadi hal yang lumrah dalam dunia bisnis.
Untuk mengantisipasi gagalnya suatu negosiasi bisnis, kita harus pandai
memberikan penjelasan kepada konsumen tentang keunggulan produk kita,
dan apa saja yang bisa menjamin tentang produk kita berbeda kualitasnya
dengan produk lainnya.
5. Jadilah pendengar
Selama saya menjalankan bisnis mbojosouvenir.com store and
production, saya selalu menanyakan tentang kritikan-kritikan yang
membangun tentang kualitas produk saya. Mendapatkan pujian mungkin biasa
saja, tetapi ketika konsumen memberikan kritikan dan mensupport kita
untuk lebih baik, ini akan sangat membantu agar bisnis kita semakin kuat
di pasaran.
Karenanya, jadilah pendengar ketika konsumen menceritakan tentang
kurang puasnya mereka ketika memesan atau membeli produk di tempat kita
ataupun di toko lainnya. Dengan kita mendengar, konsumen akan merasa
dihargai dan kita bisa mengetahui tentang apa yang konsumen inginkan.
6. Kebijakan harga
Price atau harga adalah hal yang sangat sensitif dalam dunia
bisnis. Saya pernah takut, karena harga saya mungkin mahal dipasaran
atau takut harga produk saya tidak sesuai dengan kualitas yang saya
berikan.
Banyak hal yang kurang diperhatikan oleh pelaku bisnis akhir-akhir
ini. Kebijakan harga tentu harus disesuaikan dengan perhitungan
matematis dari semua modal yang kita gunakan atau habiskan. Tips saya,
jika kita yakin dengan kualitas service dan keunggulan produk
kita, tak ada salahnya memilih kisaran harga yang berbeda dengan
pasaran. Yang terpenting, berikan kelebihan yang tidak dimiliki oleh
kompetitor lainnya ketika melakukan negosiasi bisnis. Dengan begitu,
kita bisa “memainkan” emosional konsumen ketika melakukan negosiasi.
7. Tawar menawar itu wajar
Dalam dunia bisnis, tawar menawar adalah hal yang wajar dan hampir
terjadi disemua bidang usaha. Bahkan, saat wawancara pekerjaan sekalipun
kita juga mengalami tawar menawar gaji karyawan.
Tawar menawar harga biasanya dilakukan jika memang dari perhitungan
rincian yang kita berikan perlu dilakukan perbaikan. Akan tetapi,
hati-hati saat tawar menawar, jangan sampai harga yang dinegosiasikan
tidak masuk range omset kita. Jelaskan secara rinci, mengapa sampai terjadi harga segitu yang kita tawarkan.
8. Buat konsumen menjadi loyal
Membuat konsumen loyal kepada kita memang susah susah gampang, dalam
artian konsumen memang akan loyal ketika sudah menggunakan produk kita
dan sulit berpaling kelain hati. Tips saya, saat negosiasi bisnis
merupakan kesempatan kita untuk membuat konsumen menjadi loyal kepada
kita.
Membuat orang menyukai kita sudah sangat penting dalam dunia bisnis,
tentu dibutuhkan skill khusus dalam menjalankannya. Buatlah konsumen
nyaman, buatlah konsumen mau tahu dan ikut membantu “share”
tentang info bisnis kita serta produk kita ke khalayak ramai. Dengan
cara tersebut, selain kita memenangkan negosiasi bisnis, kita juga
mendapatkan konsumen yang loyal kepada kita.
Sumber Artikel: http://bisnisukm.com/8-cara-negosiasi-bisnis-yang-efektif.html







0 komentar:
Posting Komentar